Pengabadian Sejarah dan Air Mata dari Ujungberung
Menyaksikan We Will Bleed: The Movie menjadi momen tepat untuk merenungkan kembali arti dedikasi di kancah musik cadas tanah air. Film dokumenter berdurasi sekitar 1 jam 29 menit ini merekam perjalanan penuh keringat, darah, dan air mata Burgerkill sepanjang kurun waktu 1995 hingga 2011. Almarhum Eben memprakarsai sekaligus menggarap produksi film ini selama hampir lima tahun. Karya visual ini hadir bukan sekadar proyek selebrasi belaka, melainkan monumen sejarah tentang proses pembentukan raksasa metalcore Indonesia.
Satu hal yang membuat dokumenter ini menyentuh hati adalah tujuannya mendedikasikan panggung sejarah bagi mendiang vokalis legendaris mereka, Ivan Scumbag. Lewat footage lawas dan obrolan nostalgia bersama para mantan personel serta kerabat dekat, film ini menghadirkan kembali nyawa Ivan yang tak pernah padam. Dokumenter ini menegaskan bahwa fondasi Burgerkill hari ini berdiri tegak berkat energi dan jiwa yang almarhum Ivan tanamkan sejak era Ujungberung Rebel. Tidak hanya Ivan, di video itu pun terasa mengembalikan lagi kenangan bersama mendiang Eben.
Dedikasi Tanpa Batas untuk Sang Sahabat
Bagi kita yang tumbuh di kancah independen, karya ini memberikan pesan berharga tentang daya tahan bermusik. Dokumenter ini memperlihatkan fase-fase kritis Burgerkill saat menghadapi pergantian formasi, guncangan finansial, hingga tragedi kehilangan sosok kunci. Namun, mereka memilih terus menerjang batas hingga akhirnya mampu menembus panggung internasional. Film ini membuktikan bahwa kejujuran karya dan kerja keras akan selalu menemukan jalannya sendiri di tengah riuh industri.
Setelah 14 tahun, video We Will Bleed: The Movie akhirnya di unggah oleh Burgerkill di kanal Youtube resmi mereka. Kehadiran dokumenter ini di platform digital membawa angin segar sekaligus ruang nostalgia yang bisa kita akses dengan mudah. Langkah ini bukan sekadar mengarsipkan sejarah, melainkan menyebarkan kembali virus semangat, kerja keras, dan dedikasi Burgerkill ke ruang dengar yang jauh lebih luas.

