Kancah musik ekstrem tanah air kembali menerima suntikan amunisi dari unit death metal veteran asal Bandung, Forgotten. Lewat album studio Silalatu, mereka membuktikan bahwa taji serta agresivitas musik mereka sama sekali belum tumpul. Rilisan ini menyajikan deretan nomor penuh distorsi tebal dan ketukan tempo tinggi yang siap membakar arena moshpit. Lirik-lirik kritis berbalut narasi gelap khas mereka, seperti pada trek “Titik Api”, menegaskan posisi Forgotten sebagai jenderal kancah bawah tanah yang tetap konsisten menyuarakan perlawanan.
Ulasan Musikalitas Album Silalatu
Secara musikal, album Silalatu menyajikan eksplorasi death metal yang makin matang dan terarah. Isian riff gitar berdistorsi tebal menyatu rapi dengan gempuran blast beat drum yang presisi dan konstan. Karakter vokal growl yang berat dan artikulatif mengeksekusi pesan-pesan kritis dengan penuh tekanan emosional.
Produksi audio yang organis dan garang membuat tiap trek terasa pekat, bertenaga, serta memberi kepuasan intens bagi penikmat musik ekstrem.
Merawat Ingatan dan Sejarah Lewat Dokumenter
Tidak cuma berhenti pada rilisan audio, Forgotten juga merayakan perjalanan musikalitas mereka lewat karya visual yang emosional. Mereka memproduksi film dokumenter Laras Perlaya untuk memperingati 15 tahun kiprah perjalanan band sekaligus merekam jejak penggarapan album fenomenal bertajuk sama. Film dokumenter ini menjadi wadah pengabadian sejarah yang sangat berharga bagi tumbuh kembang komunitas underground lokal. Karya ini merekam bagaimana dedikasi dan kerja keras para personel dalam merawat identitas musik cadas dari era ke era.
Dokumenter ini menghadirkan rekaman behind-the-scenes, kilas balik perjalanan, hingga wawancara eksklusif bersama para personel dan pelaku skena. Penonton diajak menyelami fase-fase krusial serta dinamika internal yang membesarkan nama Forgotten di kancah nasional. Sinergi antara ledakan album Silalatu dan dokumenter Laras Perlaya menjadi bukti nyata ketahanan Forgotten di kancah independen. Kehadiran dua karya ini memberikan inspirasi besar bagi generasi muda untuk terus merawat semangat komunitas dan menjaga integritas karya cadas yang tak lekang oleh waktu.

