Opini
Review: Album Jahanam dan Kematangan Musik Black Horses

Distorsi tebal, vokal kuat, lebih kotor, eksplosif, matang, dan berenergi liar!

Album Jahanam dari Black Horses ini bener-bener menyajikan hard rock lokal dengan energi yang padat dan bertenaga dari awal sampai akhir. Sejak rilis, mereka membuktikan kematangan identitas musiknya yang terinspirasi era 70-an tapi dikemas dengan karakter yang sangat segar dan relevan.

Kualitas produksi audio di album ini terasa organis dan tebal. Isian distorsi gitar yang kasar tapi presisi menyatu rapi dengan raungan vokal yang kuat serta gebukan drum yang bertenaga, membuat setiap nomor di dalamnya terasa sangat hidup.

Mendengarkan keseluruhan trek di album ini rasanya persis seperti menikmati penampilan panggung mereka secara langsung di ruangan yang sesak. Ada aura rock n’ roll murni yang liar dan memikat, memberikan dorongan energi yang intens sejak detik pertama.

Pendekatan musik yang konsisten di sepanjang album justru makin mempertegas fokus Black Horses pada warna musik hard rock klasik. Tema-tema lirik dan atmosfer yang dibawakan terasa makin padu dengan karakter lagu-lagunya, menjaga semangat album tetap berada di level tertinggi.

Secara keseluruhan, Jahanam adalah karya yang sangat solid dan berani. Album ini sangat pas buat siapa saja yang menyukai musik rock berdistorsi tebal dengan energi panggung yang otentik dan memuaskan dari trek pertama hingga akhir.

Penulis:
Digital strategist, product designer, startup enthusiast, community initiator, technology observer.
Artikel Terkait:
Distorzi Logo
Suara
Dengarkan RadioDistorzi Logo