Berita
Kebangkitan Teror Agresif Amora Savage

Kembalinya Amora Savage: Babak Baru Melalui Single “ALTAR”

Amora Savage resmi menandai momen comeback mereka setelah menempuh perjalanan panjang lebih dari dua dekade. Band ini terbentuk pada tahun 2005 dengan nama Minerva, berganti menjadi Amora pada 2006, dan konsisten memakai nama Amora Savage sejak 2008. Pada 26 September 2026, mereka melepas single terbaru bertajuk “ALTAR” lewat video musik resmi di kanal YouTube Amora Savage Official.

Premiere hearing session video musik “ALTAR”

Peluncuran video musik ini juga bertepatan dengan premiere hearing session di ajang Band T-Shirt Day di Badak Singa 6 Communal Space, Bandung. Acara tersebut mempertemukan kembali musik, estetika visual, dan kultur komunitas yang membentuk perjalanan mereka.

Formasi Anyar dan Langkah Rilisan Mendatang

Amora Savage kini memperkuat barisan mereka lewat jajaran personel Bustarinov (vokal), Adie (gitar), Ivan (gitar), Agam (bass), dan Usenx (drum). Formasi ini menegaskan keberlanjutan eksistensi mereka di lanskap musik keras. Mereka telah melahirkan rentetan karya seperti demo Buried Alive (2013), 1001. Between Life and Death (2013), EP Resurrecting The Cursed Light (2014), serta single Nyanyian Dosa (2023).

Kini, “ALTAR” hadir sebagai representasi fase baru yang menjembatani pendengar lama maupun generasi anyar. Menanggapi penayangan video musiknya, versi audio resmi “ALTAR” juga sedang disiapkan dan akan segera rilis di berbagai platform streaming digital.

Konsistensi Panggung dan Etos Akar Rumput

Bukan hanya unjuk gigi lewat rekaman audio, Amora Savage juga selalu tampil ganas saat mengeksekusi panggung live. Mereka sering berbagi arena bersama kolektif dan band-band cadas sejawat seperti Nemesis, Kaluman, hingga Rotten To The Core. Mereka konsisten menjaga energi massa di area moshpit. Berbekal etos kerja yang solid dan keberanian menyajikan musik ekstrem yang lugas, Amora Savage membuktikan diri sebagai amunisi bising dari Bandung yang wajib terus dikawal pergerakannya.

Penulis:
Ulasan jujur tanpa sensor, rilisan band independen, pergerakan komunitas, obrolan musik rock Indonesia.
Artikel Terkait:
Distorzi Logo
Suara
Dengarkan RadioDistorzi Logo